Informasi

Berita & Artikel

18 Jun
Admin Penghargaan
BSML Regional I Raih Penghargaan “Unit Kearsipan III Terbaik I Kementerian Perdagangan Tahun 2026” Berita

Jakarta, 18 Juni 2025 – Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional I kembali menorehkan prestasi membanggakan di lingkungan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Dalam acara Penganugerahan Kearsipan Kementerian Perdagangan yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 18 Juni 2025, BSML Regional I berhasil meraih penghargaan “Unit Kearsipan III Terbaik I Kementerian Perdagangan Tahun 2026”. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, konsistensi, dan keberhasilan BSML Regional I dalam menyelenggarakan tata kelola kearsipan yang profesional, tertib, dan akuntabel.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan secara langsung dalam rangkaian kegiatan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan kearsipan di lingkungan Kementerian Perdagangan. Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat pimpinan tinggi, kepala satuan kerja, pengelola arsip, serta perwakilan unit kerja dari berbagai daerah di Indonesia.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan arsip bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Arsip memiliki peran strategis sebagai sumber informasi, alat pertanggungjawaban, serta memori organisasi yang mendukung pengambilan keputusan dan keberlanjutan program kerja.

Selama beberapa tahun terakhir, BSML Regional I terus melakukan berbagai upaya perbaikan dan penguatan di bidang kearsipan. Langkah-langkah tersebut antara lain melalui penataan arsip dinamis secara sistematis, penyusunan klasifikasi arsip, penerapan jadwal retensi arsip, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kearsipan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dokumen dan arsip.

Selain itu, BSML Regional I juga secara konsisten melaksanakan pembinaan internal kepada seluruh unit kerja agar memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang baik. Melalui koordinasi yang intensif dan semangat kolaborasi, seluruh pegawai turut berkontribusi dalam menciptakan budaya tertib arsip di lingkungan kerja.

Kepala BSML Regional I menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pegawai atas penghargaan yang diraih tersebut. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi bersama dalam membangun sistem kearsipan yang tertib dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi BSML Regional I, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, khususnya di bidang kearsipan. Arsip yang dikelola dengan baik akan mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.”

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan kearsipan di seluruh unit kerja. Evaluasi dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan telah memberikan arah yang jelas bagi setiap satuan kerja dalam membangun sistem pengelolaan arsip yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Perdagangan yang memiliki tugas di bidang standardisasi dan metrologi legal, BSML Regional I menghasilkan berbagai dokumen dan arsip penting yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan pengujian, kalibrasi, standardisasi, kerja sama, pengembangan kompetensi, serta administrasi umum dan kepegawaian. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang baik menjadi kebutuhan mendasar dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi secara efektif dan efisien.

Penghargaan sebagai Unit Kearsipan III Terbaik I Kementerian Perdagangan Tahun 2026 juga menunjukkan bahwa BSML Regional I telah mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip pengelolaan arsip yang mencakup penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan, dan penyelamatan arsip secara terintegrasi. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya mendukung tertib administrasi, tetapi juga memastikan bahwa informasi yang terkandung dalam arsip dapat diakses secara cepat, tepat, dan aman ketika dibutuhkan.

Dalam era transformasi digital saat ini, pengelolaan arsip menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Volume dokumen yang terus meningkat dan kebutuhan terhadap akses informasi yang cepat menuntut setiap instansi pemerintah untuk beradaptasi melalui penerapan sistem pengelolaan arsip yang modern dan berbasis teknologi informasi. Menyadari hal tersebut, BSML Regional I terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, termasuk penguatan pengelolaan arsip elektronik dan digitalisasi dokumen secara bertahap.

Pencapaian yang diraih pada tahun ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah amanah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh pegawai.

Momentum penghargaan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya sadar arsip di lingkungan BSML Regional I. Setiap pegawai diharapkan memiliki kesadaran bahwa arsip merupakan aset organisasi yang sangat berharga dan perlu dikelola secara profesional. Budaya tertib arsip yang tertanam dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Ke depan, BSML Regional I berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem kearsipan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembinaan internal, pemanfaatan teknologi digital, serta penyempurnaan tata kelola kearsipan akan terus dilaksanakan guna mempertahankan kualitas penyelenggaraan kearsipan yang telah dicapai.

Penghargaan “Unit Kearsipan III Terbaik I Kementerian Perdagangan Tahun 2026” menjadi catatan prestasi yang membanggakan sekaligus bukti nyata bahwa komitmen terhadap tata kelola kearsipan yang baik mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Dengan diraihnya penghargaan ini, BSML Regional I semakin optimis untuk terus memberikan kinerja terbaik dan menghadirkan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Perdagangan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dan membangun budaya kerja yang profesional, modern, serta berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

“Arsip Tertata, Informasi Terjaga, Kinerja Meningkat, dan Pelayanan Semakin Berkualitas.” Melalui semangat tersebut, BSML Regional I bertekad untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian integral dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang unggul dan terpercaya.

Selengkapnya
01 Mei
Admin Edukasi Metrologi
BSML Regional I Gelar Edukasi Metrologi Legal di SMA Unggul Bina Kasih Nusantara Medan Berita

Dalam upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya metrologi legal, BSML  Regional I menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Metrology Goes to School” di Sekolah Menengah Atas Unggul Bina Kasih Nusantara Medan pada tanggal 29 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik, serta berlangsung dengan penuh antusiasme.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Ibu Irene, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengenalan metrologi sejak dini sebagai bekal bagi pelajar dalam memahami keakuratan pengukuran yang berperan besar dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam transaksi perdagangan dan perlindungan konsumen.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BSML, Alno Kurniawan, yang dalam arahannya menegaskan bahwa metrologi legal merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan keadilan ekonomi. Ia juga menyampaikan bahwa program Metrology Goes to School merupakan bagian dari komitmen BSML untuk mendekatkan ilmu metrologi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, hadir Ipengadohar Ezra Pangaribuan dan Rita Iska yang memberikan pemaparan materi secara interaktif dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar metrologi legal, jenis-jenis alat ukur yang wajib ditera, serta pentingnya menjaga keakuratan alat ukur dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi pemaparan, para narasumber juga memberikan contoh konkret penggunaan alat ukur dalam transaksi jual beli serta potensi kerugian yang dapat terjadi apabila alat ukur tidak akurat. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya peran metrologi dalam melindungi hak konsumen dan menciptakan keadilan dalam perdagangan.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan siswa dalam sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan yang diajukan terkait praktik metrologi di lapangan, serta bagaimana peran BSML dalam melakukan pengawasan terhadap alat ukur yang beredar di masyarakat. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi sederhana untuk memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai proses pengukuran yang benar.

Melalui kegiatan Metrology Goes to School, BSML berharap dapat menanamkan kesadaran sejak dini kepada para pelajar mengenai pentingnya metrologi legal. Edukasi ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membentuk sikap kritis dan peduli terhadap keakuratan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BSML kembali menegaskan komitmennya dalam menyebarluaskan pemahaman metrologi kepada masyarakat luas, serta mendukung terciptanya sistem perdagangan yang adil, transparan, dan terpercaya di Indonesia.

Selengkapnya
22 Apr
Admin Akreditasi
BSML Regional I Laksanakan Surveilen II ISO/IEC 17025:2015 untuk Laboratorium SUML Berita

BSML Regional I telah melaksanakan kegiatan Surveilen II ISO/IEC 17025:2015 pada tanggal 20–21 April 2026. Kegiatan ini difokuskan pada Laboratorium Verifikasi/Kalibrasi Standar Ukuran Metrologi Legal (SUML) sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi mutu dan kompetensi teknis dalam layanan metrologi.

Surveilen ini dilakukan oleh tim asesor yang terdiri dari Arintina Sri Maradewi, Wahyu Pradana Arsitika, dan Hasbi Zamron Auladi. Tim asesor melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan sistem manajemen mutu serta kompetensi teknis personel di laboratorium SUML.


Rangkaian kegiatan surveilen meliputi peninjauan dokumen mutu, observasi langsung terhadap proses verifikasi dan kalibrasi, serta wawancara dengan personel laboratorium. Penilaian difokuskan pada kesesuaian implementasi standar ISO/IEC 17025:2015, termasuk ketertelusuran pengukuran, validitas metode, serta pengendalian peralatan ukur yang digunakan dalam lingkup metrologi legal.

Dari hasil pelaksanaan surveilen, BSML Regional I dinilai telah mampu mempertahankan kesesuaian terhadap persyaratan standar yang berlaku. Meski demikian, tim asesor juga memberikan sejumlah rekomendasi sebagai bahan perbaikan dan peningkatan berkelanjutan guna memperkuat kinerja laboratorium.

Melalui pelaksanaan Surveilen II ini, BSML Regional I menegaskan komitmennya dalam menjamin keakuratan dan keandalan hasil verifikasi serta kalibrasi alat ukur, khususnya dalam mendukung sistem metrologi legal yang terpercaya dan berstandar internasional.

Selengkapnya
03 Mar
Admin Pengawasan
BSML Regional I Laksanakan Pengawasan BDKT Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Tahun 2026 Berita

Dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjamin kebenaran kuantitas barang yang beredar di pasaran, Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional I (BSML Regional I) melaksanakan kegiatan pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa barang-barang yang diperdagangkan kepada masyarakat memiliki kesesuaian antara kuantitas yang tercantum pada label kemasan dengan isi sebenarnya.

Periode menjelang HBKN umumnya ditandai dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok maupun produk pangan lainnya. Kondisi ini membuat pengawasan terhadap barang yang beredar menjadi sangat penting, khususnya untuk memastikan bahwa konsumen tidak dirugikan akibat ketidaksesuaian isi bersih pada produk kemasan.

Kegiatan pengawasan ini dilakukan oleh tim pengawas dari BSML Regional I di berbagai titik distribusi dan perdagangan, seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, supermarket, hingga gudang distributor. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengambilan sampel terhadap berbagai jenis produk BDKT yang banyak dikonsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Produk-produk tersebut antara lain minyak goreng kemasan, gula pasir, beras kemasan, tepung terigu, susu, serta berbagai produk makanan dan minuman kemasan lainnya.

Pengawasan BDKT merupakan salah satu fungsi penting dalam penyelenggaraan metrologi legal di Indonesia. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap barang dalam keadaan terbungkus yang diperdagangkan telah memenuhi ketentuan yang berlaku, khususnya terkait dengan informasi kuantitas isi bersih yang dicantumkan pada label kemasan. Dengan demikian, konsumen dapat memperoleh barang sesuai dengan jumlah yang dibayarkan dan pelaku usaha dapat menjalankan kegiatan usahanya secara jujur dan transparan.

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, petugas dari Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional I melakukan serangkaian pemeriksaan teknis. Pemeriksaan dimulai dengan pengambilan sampel produk secara acak dari rak penjualan atau gudang penyimpanan. Sampel yang diambil kemudian diuji menggunakan alat ukur yang telah ditera atau dikalibrasi sesuai dengan standar metrologi yang berlaku. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa isi bersih produk sesuai dengan nilai yang tercantum pada label kemasan.

Selain pengujian kuantitas isi bersih, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap informasi yang tercantum pada label kemasan. Hal-hal yang diperiksa antara lain nama produk, isi bersih atau berat bersih, nama dan alamat produsen atau importir, serta informasi lain yang diwajibkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemeriksaan label ini penting untuk memastikan bahwa produk yang beredar telah memenuhi ketentuan administratif yang berlaku dalam sistem metrologi legal.

Kegiatan pengawasan ini juga memiliki fungsi pembinaan bagi pelaku usaha. Dalam beberapa kasus, ketidaksesuaian kuantitas pada produk kemasan dapat terjadi karena faktor teknis dalam proses produksi atau pengemasan. Oleh karena itu, apabila ditemukan ketidaksesuaian yang masih dalam kategori pelanggaran ringan, petugas biasanya memberikan pembinaan serta rekomendasi perbaikan kepada pelaku usaha agar dapat segera melakukan penyesuaian pada proses produksinya.

Namun demikian, apabila ditemukan pelanggaran yang signifikan atau berulang, maka tindakan lebih lanjut dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang metrologi legal. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keadilan dalam perdagangan serta mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan konsumen.

Melalui kegiatan pengawasan BDKT menjelang HBKN Tahun 2026 ini, diharapkan tercipta kondisi perdagangan yang lebih tertib, transparan, dan berkeadilan. Konsumen dapat merasa lebih aman dan percaya terhadap produk yang dibeli, sementara pelaku usaha didorong untuk semakin meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya metrologi legal dalam kehidupan sehari-hari. Kebenaran ukuran, takaran, timbangan, dan perlengkapannya merupakan faktor penting dalam menjamin keadilan dalam transaksi perdagangan.

Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional I berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan secara berkelanjutan terhadap barang yang beredar di masyarakat, tidak hanya pada periode menjelang hari besar keagamaan tetapi juga sepanjang tahun. Dengan adanya pengawasan yang konsisten dan berkesinambungan, diharapkan tercipta sistem perdagangan yang lebih tertib, jujur, dan dapat memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam membeli produk kemasan dengan memperhatikan informasi yang tercantum pada label, terutama terkait isi bersih dan identitas produsen. Apabila menemukan indikasi ketidaksesuaian kuantitas atau dugaan pelanggaran metrologi, masyarakat dapat melaporkannya kepada instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan pengawasan BDKT menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata dalam mewujudkan perlindungan konsumen dan tertib niaga di Indonesia.

Selengkapnya
01 Jan
admin Akreditasi
BSML Regional I Resmi Terakreditasi KAN dengan Nomor Akreditasi LK-394-IDN Berita

Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional I secara resmi telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor akreditasi LK-394-IDN. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem jaminan mutu layanan metrologi legal di Indonesia, khususnya di wilayah Regional I.

Akreditasi yang diberikan oleh KAN merupakan pengakuan formal bahwa BSML Regional I telah memenuhi persyaratan standar kompetensi laboratorium yang berlaku secara nasional maupun internasional. Dengan diraihnya akreditasi ini, BSML Regional I dinilai mampu melaksanakan kegiatan pengujian, verifikasi, dan pengendalian alat ukur secara profesional, kompeten, dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Kepala BSML Regional I menyampaikan bahwa pencapaian akreditasi LK-394-IDN merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dalam membangun sistem manajemen mutu laboratorium yang kuat. Proses akreditasi dilakukan melalui serangkaian tahapan evaluasi yang ketat oleh asesor dari KAN, termasuk pemeriksaan dokumen, audit sistem manajemen, serta kegiatan witness terhadap proses teknis yang dilakukan di laboratorium.

“Akreditasi ini merupakan bukti komitmen BSML Regional I dalam memberikan layanan metrologi legal yang andal, transparan, dan terpercaya. Kami berharap dengan pengakuan dari KAN ini, kepercayaan masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap layanan kami semakin meningkat,” ujar pimpinan BSML Regional I.

Sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam pengawasan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP), BSML Regional I bertugas memastikan bahwa alat ukur yang digunakan dalam transaksi perdagangan memenuhi standar ketelitian yang dipersyaratkan. Hal ini sangat penting untuk melindungi konsumen sekaligus menciptakan iklim perdagangan yang adil dan transparan.

Akreditasi dari KAN dengan nomor LK-394-IDN juga menunjukkan bahwa sistem manajemen mutu laboratorium BSML Regional I telah sesuai dengan standar internasional yang berlaku dalam bidang metrologi dan pengujian. Dengan demikian, hasil pengujian dan verifikasi yang dikeluarkan oleh BSML Regional I memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi serta dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.

Selain meningkatkan kualitas layanan, akreditasi ini juga membuka peluang bagi BSML Regional I untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pengujian lainnya. Ke depan, BSML Regional I berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperbarui peralatan laboratorium, serta mengembangkan metode pengujian yang lebih modern dan akurat.

Dalam proses akreditasi yang dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional, para asesor melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kompetensi personel, kecukupan fasilitas laboratorium, ketertelusuran pengukuran, hingga penerapan sistem manajemen mutu yang terdokumentasi dengan baik. Seluruh aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan suatu laboratorium untuk mendapatkan status akreditasi.

Dengan diperolehnya akreditasi LK-394-IDN, BSML Regional I diharapkan dapat semakin berperan aktif dalam mendukung penerapan sistem metrologi legal yang kuat di Indonesia. Kehadiran laboratorium yang terakreditasi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil pengujian dan verifikasi alat ukur yang digunakan dalam berbagai sektor industri dan perdagangan.

Pencapaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BSML Regional I untuk terus menjaga konsistensi penerapan sistem mutu dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui akreditasi ini, BSML Regional I menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga metrologi legal yang profesional, kredibel, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Ke depan, BSML Regional I juga akan terus melakukan pengembangan layanan serta inovasi dalam bidang metrologi legal guna menjawab tantangan perkembangan teknologi pengukuran yang semakin pesat. Dengan dukungan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional, BSML Regional I optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjamin keakuratan alat ukur dan mendukung terciptanya perdagangan yang adil di Indonesia.

Selengkapnya